Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan

Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan - Hai sahabat Blogger jemo Lintank, kali ini admin akan membahas tentang Pengertian pelapukan dan proses terjadinya pelapukan. Pelapukan-pelapukan ini terkadang yang menghasilkan tanah dan debu disekitar kita, Dengan membahas artikel pelapukan dan prosesnya terjadinya pelapukan ini, semoga kita dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita.

Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan
Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan. Courtesy : GenerasiSalaf.files.wordpress.com


Pelapukan adalah peristiwa penghancuran atau perusakan dan pelepasan partikel-partikel batuan. Proses pelapukan batuan membutuhkan waktu yang sangat lama. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelapukan, antara lain keadaan struktur batuan, topografi, cuaca,iklim dan vegetasi. Berdasarkan proses terjadinya, pelapukan dibedakan menjadi tiga sebagai berikut:

1. Pelapukan mekanik

Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan
Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan. Courtesy : Kidnesia.com


Pelapukan mekanik adalah rusaknya batuan karena pengaruh waktu yang lama. Siang hari kepanasan(mengembang), malam hari kedinginan (menyusut). Proses mengembang dan menyusut setiap hari menyebabkan batuan retak dan pecah-pecah. Air yang mengalir, angin yang bertiup, dan ombang yang menghantam karang, juga berakibat pada pecahnya batuan-batuan menjadi klastika-klastika berukuran besar sampai yang kecil (bongkah, kerakal, kerikil, pasir, debu dan lempung).

2. Pelapukan organik

Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan
Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan. Courtesy : lukmantryatmojo.wordpress.com


Pelapukan organik adalah rusaknya batu-batuan akibat aktivitas makhluk hidup. Aktivitas makhluk hidup ini ada yang mekanik ada pula yang bersifat kimiawi. Aktivitas mekanik menimbulkan lubang-lubang hingga tanah longsor, desakan akar dapat memecah batuan atau tembok. Aktivitas kimiawi menimbulkan pelapukan biokimia, contohnya akar tanaman.

3. Pelapukan kimia



Pelapukan  kimia adalah rusaknya batuan-batuan akibat reaksi kimia. Contoh: air hujan karena mengandung CO2, dapat melarutkan batuan gamping. Semua benda yang terkena larutan asam akan hancur. Pelapukan kimia banyak terjadi di daerah tropik, misalnya pelapukan di daerah kapur (karst). Pelapukan kimia dapat menimbulkan gejala-gejala karst.

Itulah Artikel Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan. Semoga bermanfaat.

Tag : Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan, Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan

Silahkan Masukkan Email anda Untuk Update Fakta Lainnya:

0 Response to "Pelapukan dan proses terjadinya pelapukan"

Post a Comment

Tolong Jangan Melakukan SPAM ya.
KOMENTARLAH SESUAI ARTIKEL DI ATAS :)

TERIMA KASIH
ADMIN
INDRA SAPUTRA